Ranah Batahan, SYARIKATMU — Muhammad Taufik secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Nagari Batahan Periode 2026–2034 pada Jumat, 17 Juli 2026. Berkas pencalonan diserahkan langsung kepada Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Batahan di Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat.
Pendaftaran tersebut menandai keseriusan Muhammad Taufik untuk mengikuti seluruh tahapan pemilihan sekaligus mengabdikan diri dalam membangun Nagari Batahan yang lebih maju. Dengan bekal pengalaman di bidang organisasi, kepemudaan, dan penyelenggaraan pemilu, ia menawarkan gagasan pembangunan yang berpijak pada tata kelola pemerintahan yang baik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Mengusung visi "Terwujudnya Nagari Batahan Berkemajuan," Muhammad Taufik memaknai kemajuan bukan semata-mata pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik yang semakin baik, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berbudaya. Menurutnya, sebuah nagari dikatakan maju apabila pemerintah mampu menjadi pelayan masyarakat, ekonomi warga tumbuh, generasi muda memiliki ruang untuk berkembang, serta seluruh elemen masyarakat terlibat dalam proses pembangunan.Visi tersebut dijabarkan ke dalam delapan misi yang saling berkaitan. Misi pertama adalah membangun pemerintahan nagari yang profesional, jujur, transparan, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Pemerintahan yang bersih dan terbuka diyakini menjadi fondasi utama dalam menciptakan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan secara efektif dan akuntabel.
Pada bidang ekonomi, Muhammad Taufik menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas. Melalui penguatan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), kelompok tani, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ia berharap potensi ekonomi lokal dapat berkembang sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi Nagari Batahan.
Dalam aspek sosial dan keagamaan, ia berkomitmen mewujudkan Nagari Batahan yang agamis dengan memperkuat pembinaan keagamaan, mempererat kerukunan antarwarga, serta membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Baginya, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral dan kehidupan sosial masyarakat.
Pelestarian adat, budaya, dan kesenian daerah juga menjadi perhatian penting dalam programnya. Muhammad Taufik menilai budaya lokal merupakan identitas masyarakat yang harus dijaga sekaligus dapat dikembangkan sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, ia bertekad meningkatkan fasilitas olahraga sebagai sarana pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Pembangunan bidang olahraga dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
Menjawab tantangan era digital, Muhammad Taufik juga mengusung gagasan Nagari Internet, yaitu memperluas akses teknologi informasi bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mendukung pelayanan publik berbasis digital, memperluas akses pendidikan, membuka peluang usaha baru, sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat, khususnya kalangan muda.
Di bidang keamanan, ia berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, lembaga adat, tokoh agama, aparat keamanan, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif sebagai prasyarat utama pembangunan.
Seluruh program tersebut akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat. Muhammad Taufik meyakini bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirancang bersama masyarakat, sehingga setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mampu menciptakan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.
Dengan mengusung semangat "Untuk Nagari Batahan Berkemajuan," Muhammad Taufik berharap dapat menghadirkan kepemimpinan yang amanah, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Nagari Batahan menjadi nagari yang maju, mandiri, sejahtera, dan mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan yang menjadi jati diri masyarakat Batahan.



0 Komentar