Semarak P17ulasan 2026, Warga Sumber Agung Tandikek Rayakan Kemerdekaan dalam Keberagaman

Sumber Agung, 17 Agustus 2026 SYARIKATMU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Sumber Agung, Nagari Tandikek, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Melalui Semarak P17ulasan Tahun 2026, masyarakat dari lima RT tumpah ruah mengikuti berbagai perlombaan dan pertunjukan yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026.

Semarak P17ulasan merupakan agenda yang digagas Karang Taruna Nagari Tandikek. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa pertama kali dilaksanakan pada 2025. Berbagai perlombaan digelar antarrukun tetangga (RT), mulai dari lomba gapura, karnaval atau pawai alegoris, drama hingga yel-yel.

Kegiatan tersebut diketuai oleh Sigit Pranoto dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Selain masyarajat, sejumlah pelaku usaha turut menjadi sponsor, di antaranya UD Yasika, UD Azka, UD Arena Trubus, Sky Net, CV Hayati, UD Victor, serta berbagai UMKM yang ada di Nagari Tandikek.


Merawat Keberagaman melalui Perayaan Kemerdekaan

Nagari Tandikek memiliki lima RT dengan masyarakat yang berasal dari beragam latar belakang suku, di antaranya Jawa, Mandailing, Batak, Minang, dan suku lainnya. Keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan sosial nagari yang baru sekitar dua tahun berstatus sebagai nagari definitif setelah pemekaran dari Nagari Kinali.

Semarak P17ulasan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang perjumpaan masyarakat lintas usia dan latar belakang. Anak-anak, pemuda hingga orang tua bersama-sama terlibat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Sejak 2025, Karang Taruna mulai mengemas perayaan 17 Agustus di Sumber Agung dengan lebih serius. Kehadiran organisasi kepemudaan tersebut dinilai memiliki posisi strategis dalam menggerakkan generasi muda sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Semarak P17ulasan 2026, Sigit Pranoto, mengatakan antusiasme masyarakat pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari persiapan yang dilakukan masing-masing RT jauh sebelum hari pelaksanaan.

Semangat kompetisi sudah terasa melalui lomba gapura. Warga di masing-masing RT bergotong royong menghias pintu masuk lingkungan mereka dengan berbagai konsep dan kreativitas terbaik.

Suasana semakin meriah saat karnaval dimulai. Masing-masing RT menampilkan konsep, kostum dan atraksi yang berbeda. Berbagai karakter tampil dalam rombongan, mulai dari tentara dan polisi hingga tokoh-tokoh fantasi dan cerita rakyat. Ada pula peserta yang memanfaatkan bahan-bahan alam seperti dedaunan sebagai bagian dari kostum mereka.

Kreativitas tersebut berpadu dengan berbagai yel-yel yang disiapkan masing-masing RT. Sepanjang perjalanan, warga memberikan dukungan kepada peserta sehingga suasana peringatan HUT ke-81 RI terasa hidup di seluruh kawasan Sumber Agung.

Puncak Acara Dipusatkan di Lapangan Sepak Bola

Setelah berarak mengelilingi kampung, seluruh rombongan kemudian menuju lapangan sepak bola yang berada di tengah Sumber Agung. Di lokasi inilah puncak Semarak P17ulasan Tahun 2026 digelar.

Panitia menghadirkan tiga orang juri dari latar belakang berbeda untuk melakukan penilaian. Mereka adalah Denni Meilizon dari Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat, Eko Darmawan yang dikenal sebagai pegiat pariwisata Pasaman Barat, serta Suripto (Mbah Suripto), pegiat seni sekaligus salah seorang tokoh pelestari seni dan budaya Jawa di Pasaman Barat.


 

Setelah melalui proses penilaian, panitia menetapkan hasil perlombaan Semarak P17ulasan 2026 sebagai berikut:

Lomba Karnaval

  1. Juara I: RT 03

  2. Juara II: RT 04

  3. Juara III: RT 05

  4. Peringkat IV: RT 02

  5. Peringkat V: RT 01

Lomba Gapura

  1. Juara I: RT 02

  2. Juara II: RT 03

  3. Juara III: RT 01

  4. Peringkat IV: RT 04

  5. Peringkat V: RT 05

Lomba Drama

  1. Juara I: RT 05

  2. Juara II: RT 03

  3. Juara III: RT 04

  4. Peringkat IV: RT 01

  5. Peringkat V: RT 02

Pj Wali Nagari Apresiasi Karang Taruna

Penjabat Wali Nagari Tandikek, Kresna Erisman, turut hadir dan membaur bersama masyarakat sepanjang kegiatan. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus kerja keras Karang Taruna dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.

“Masyarakat di sini sangat luar biasa. Semangat kompetisi setiap 17 Agustus terasa sekali dan bagi saya ini menggembirakan. Perayaan Hari Kemerdekaan dapat dirayakan bersama oleh seluruh masyarakat. Saya mengapresiasi kerja adik-adik Karang Taruna yang telah bersusah payah menyukseskan acara ini,” ujar Kresna Erisman.


 

Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah perkembangan Nagari Tandikek sebagai nagari yang relatif baru.

Sementara itu, Sigit Pranoto berharap Semarak P17ulasan dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda rutin Nagari Tandikek setiap tahunnya. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan jauh lebih penting daripada siapa yang menjadi panitia atau penggeraknya.

“Harapan saya, acara ini dapat menjadi agenda wajib tahunan nagari, ada atau tidak adanya saya dalam penyelenggaraan. Karena melalui momentum seperti inilah kita bisa berbaur dan bersatu, melintasi perbedaan agama, suku dan ras. Karena kita Indonesia,” kata Sigit.

Semarak P17ulasan 2026 akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Di tengah masyarakat Tandikek yang beragam, peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk bergotong royong, berkreasi dan merawat kebersamaan.

Dari lima RT dengan beragam latar belakang masyarakat, semangat yang ditampilkan tetap sama: merayakan kemerdekaan dalam keberagaman dan menjaga persatuan sebagai sesama anak bangsa.

Posting Komentar

0 Komentar