Ranah Malintang Butuh Pemimpin, Bukan Tempat Belajar Memimpin


Oleh Muhammad Ifza, S.Sos
Direktur Cakrawala Politika

Pemilihan Wali Nagari Ranah Malintang Tahun 2026 merupakan momentum penting yang akan menentukan arah pembangunan nagari untuk delapan tahun ke depan. Dalam pandangan saya, masyarakat tidak hanya dituntut memilih figur yang dikenal, tetapi juga memilih sosok yang benar-benar memiliki kapasitas, pengalaman, dan kesiapan untuk memimpin pemerintahan nagari.

Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis politik terhadap dinamika yang berkembang, kedua kandidat memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh kepercayaan masyarakat. Namun, jika dilihat dari aspek pengalaman, kematangan kepemimpinan, dan kesiapan dalam menjalankan pemerintahan, adanya perbedaan yang cukup jelas di antara keduanya.

Dalam perspektif politik lokal, jabatan Wali Nagari bukanlah ruang untuk belajar menjadi pemimpin, melainkan amanah untuk mengimplementasikan pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang telah dimiliki. Seorang Wali Nagari dituntut mampu bekerja sejak hari pertama menjabat, mengambil keputusan secara tepat, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi nagari.

Dari hasil pengamatan, terdapat figur yang menunjukkan kematangan kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta kesiapan yang lebih kuat untuk mengemban amanah sebagai Wali Nagari. Di sisi lain,  juga melihat ada figur yang masih memerlukan proses dan pengalaman yang lebih panjang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinannya. Penilaian ini bukan dimaksudkan untuk merendahkan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari analisis terhadap kesiapan memimpin berdasarkan indikator kepemimpinan yang diamati.

Pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan masyarakat Ranah Malintang. Saya berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilih secara rasional dengan mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman, integritas, serta kesiapan setiap kandidat. Demokrasi yang berkualitas bukan hanya menghasilkan seorang pemenang, tetapi juga melahirkan pemimpin yang mampu bekerja, mengayomi masyarakat, dan membawa Nagari Ranah Malintang menuju kemajuan yang lebih baik.[]

Posting Komentar

0 Komentar