Ujung Gading l SYARIKATMU — Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat mengadakan kunjungan ke Kabupaten Pasaman Barat, Ahad (10/5/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lembah Melintang, Ujung Gading, Pasaman Barat.
Kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut hasil Muktamar Muhammadiyah ke-48, sekaligus implementasi keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPCRPM 1–3 tentang program unggulan LPCRPM, yakni “Setiap daerah harus mempunyai Cabang Unggulan, Ranting Unggulan dan Masjid Unggulan.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua PWM Sumatera Barat, Hendri Navigator, Ketua LPCRPM PWM Sumatera Barat Syamsurizal, Sekretaris LPCRPM PWM Sumatera Barat Amrizal, Ketua Majelis Tabligh PWM Sumatera Barat, serta jajaran Lazismu Sumatera Barat yang dipimpin Zainal Akil.
Dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pasaman Barat hadir Ketua PDM Ronaldi, Sekretaris Abror Lisman, beserta sejumlah pimpinan lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Pasaman Barat, pimpinan ortom Muhammadiyah, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Pasaman Barat.
Ketua LPCRPM PWM Sumatera Barat, Syamsurizal, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Majelis Tabligh PWM Sumatera Barat dan Lazismu Sumatera Barat. Menurutnya, ketiga lembaga tersebut harus berjalan seiring dalam membangun dan mengembangkan Muhammadiyah hingga ke tingkat cabang dan ranting.
“Kunjungan seperti ini baru pertama kali kita laksanakan dan dimulai dari Pasaman Barat. Setelah ini akan dilanjutkan ke daerah-daerah lainnya di Sumatera Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PWM Sumatera Barat, Hafuzurrahman, menegaskan bahwa masjid Muhammadiyah harus dikelola dengan baik dan profesional. Dalam hal ini, menurutnya, peran mubaligh Muhammadiyah sangat penting dalam membina dan mengembangkan fungsi masjid.
Ia menjelaskan bahwa setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah diharapkan memiliki minimal 20 mubaligh yang tergabung dalam Korps Mubaligh Muhammadiyah. Sedangkan di tingkat cabang minimal terdapat 10 mubaligh yang aktif dalam pengembangan dakwah dan pembinaan masjid di ranting-ranting Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lazismu Sumatera Barat, Zainal Akil, memaparkan pentingnya peran Lazismu dalam mendukung gerakan sosial dan dakwah Muhammadiyah. Ia berharap Lazismu dapat segera dibentuk di tingkat PDM Pasaman Barat serta memiliki Kantor Layanan Lazismu di setiap cabang Muhammadiyah.
Sebagai penutup kegiatan, Lazismu Sumatera Barat menyalurkan bantuan paket School Kits berupa perlengkapan sekolah kepada siswa tingkat SD/MI dan MTs di lingkungan sekolah Muhammadiyah di Pasaman Barat.
Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi langkah awal penguatan sinergi antar lembaga Muhammadiyah dalam membangun cabang, ranting, dan masjid unggulan di Sumatera Barat.
Dilaporkan oleh: Sulpandri
0 Komentar