RELIMA PASAMAN BARAT GELAR KEGIATAN “BERMAIN SERU, MEMBACA ASYIK” DAN SERAHKAN DONASI BUKU DI RUMAH BACA CARANO KATO PADANG PANJANG - KAPA PASBAR

Pasaman Barat, 14 Juni 2026 SYARIKATMU — Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Pasaman Barat kembali menggelar kegiatan literasi bagi anak-anak melalui program “Bermain Seru, Membaca Asyik” yang dilaksanakan pada Minggu (14/6/2026) di Rumah Baca Carano Kato,Padang Panjang Jorong Lubuak Pudiang, Nagari Kapa, Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan yang diikuti oleh anak-anak di sekitar Rumah Baca Carano Kato tersebut berlangsung dalam suasana penuh keceriaan. Berbagai permainan edukatif disajikan untuk membangun semangat belajar dan kebersamaan peserta. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi membaca nyaring yang bertujuan menumbuhkan minat baca, memperkaya kosakata, serta melatih kemampuan menyimak dan memahami isi bacaan.

Relima Pasaman Barat, Imawan Azhari, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Literasi tidak harus selalu identik dengan kegiatan yang kaku. Melalui permainan dan membaca nyaring, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan. Kami ingin menanamkan bahwa membaca adalah aktivitas yang seru dan dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan menjadi salah satu strategi penting untuk membangun budaya baca sejak usia dini. Anak-anak yang memiliki pengalaman positif dengan buku akan lebih mudah tumbuh menjadi pembaca aktif di masa depan.

Selain kegiatan bermain dan membaca, acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan donasi buku dari TBM Alfatih kepada Rumah Baca Carano Kato. Donasi tersebut diharapkan dapat menambah koleksi bacaan yang tersedia bagi masyarakat dan anak-anak di lingkungan sekitar.

Penyerahan buku dilakukan oleh Pengelola TBM Alfatih, Desma Enim, kepada pengelola Rumah Baca Carano Kato. Kedua taman bacaan masyarakat tersebut merupakan bagian dari Forum TBM Pasaman Barat, yang selama ini aktif mendorong penguatan gerakan literasi di daerah.

Imawan Azhari menjelaskan bahwa donasi buku bukan sekadar penyerahan bahan bacaan, tetapi juga bentuk gotong royong dalam membangun ekosistem literasi masyarakat.

“Gerakan literasi akan semakin kuat jika dilakukan secara bersama-sama. Melalui donasi buku ini, kami ingin memperkuat jejaring antar taman bacaan dan memastikan akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas semakin terbuka bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan taman bacaan masyarakat memiliki peran strategis sebagai ruang belajar alternatif yang dekat dengan warga. Di tengah berbagai tantangan perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar anak, taman bacaan dapat menjadi tempat yang ramah untuk menumbuhkan kreativitas, imajinasi, dan kebiasaan membaca.

Relima Pasaman Barat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai nagari dan jorong di Pasaman Barat. Melalui kolaborasi antara komunitas literasi, taman bacaan masyarakat, pemerintah, dan masyarakat, budaya membaca diharapkan semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kegiatan “Bermain Seru, Membaca Asyik” di Rumah Baca Carano Kato menjadi bukti bahwa gerakan literasi dapat dibangun dari lingkungan terkecil, melalui kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi. Dari ruang baca sederhana di pelosok nagari, harapan untuk melahirkan generasi pembelajar terus disemai, satu buku demi satu buku, dan satu anak demi satu anak.

Posting Komentar

0 Komentar