Simpang Ampek, SYARIKATMU - Wakil
Bupati Pasaman Barat M. Ihpan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat periode 2026–2031.
Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI di Aula
Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (2/6).
Muskab berlangsung demokratis dan menghasilkan dua agenda utama: pemilihan ketua serta pembentukan tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan PMI Pasbar lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, M. Ihpan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen meningkatkan kapasitas organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tantangan kemanusiaan ke depan semakin beragam dan kompleks. Dengan kekuatan relawan serta dukungan seluruh elemen masyarakat, saya yakin PMI Pasbar dapat menjadi organisasi yang semakin tangguh dan memberikan manfaat lebih luas,” ujar Ihpan, Selasa (2/6/2026).
Ihpan memaparkan sejumlah program prioritas. Pertama, memperkuat jaringan PMI hingga tingkat kecamatan dan nagari untuk mempercepat layanan kemanusiaan. Menurutnya, penguatan jaringan penting guna menjaga ketersediaan stok darah yang aman, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta memperluas jangkauan pelayanan.
Kedua, memaksimalkan pemanfaatan rumah singgah PMI di Padang dan mengembangkan rumah singgah baru di Bukittinggi melalui kolaborasi dengan PMI kabupaten/kota lain di Sumatera Barat. “Rumah singgah ini penting untuk membantu warga Pasbar yang membutuhkan layanan pengobatan, ambulans, maupun darah saat berobat di luar daerah,” katanya.
Ihpan juga menyoroti capaian PMI Pasbar yang selama ini dinilai sebagai salah satu PMI terbaik di Sumbar dari sisi pelayanan dan tata kelola. “Pengakuan tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadikan PMI semakin dekat serta dicintai masyarakat,” tuturnya.
Selain pemilihan ketua, Muskab PMI Pasbar menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis sebagai pedoman program kerja lima tahun ke depan. Seluruh peserta sepakat memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang profesional, cepat, dan tepat sasaran.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja sama untuk mendukung penguatan peran PMI di bidang kemanusiaan, kebencanaan, dan pelayanan kesehatan masyarakat di Pasaman Barat.
Muskab berlangsung demokratis dan menghasilkan dua agenda utama: pemilihan ketua serta pembentukan tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan PMI Pasbar lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, M. Ihpan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen meningkatkan kapasitas organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tantangan kemanusiaan ke depan semakin beragam dan kompleks. Dengan kekuatan relawan serta dukungan seluruh elemen masyarakat, saya yakin PMI Pasbar dapat menjadi organisasi yang semakin tangguh dan memberikan manfaat lebih luas,” ujar Ihpan, Selasa (2/6/2026).
Ihpan memaparkan sejumlah program prioritas. Pertama, memperkuat jaringan PMI hingga tingkat kecamatan dan nagari untuk mempercepat layanan kemanusiaan. Menurutnya, penguatan jaringan penting guna menjaga ketersediaan stok darah yang aman, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta memperluas jangkauan pelayanan.
Kedua, memaksimalkan pemanfaatan rumah singgah PMI di Padang dan mengembangkan rumah singgah baru di Bukittinggi melalui kolaborasi dengan PMI kabupaten/kota lain di Sumatera Barat. “Rumah singgah ini penting untuk membantu warga Pasbar yang membutuhkan layanan pengobatan, ambulans, maupun darah saat berobat di luar daerah,” katanya.
Ihpan juga menyoroti capaian PMI Pasbar yang selama ini dinilai sebagai salah satu PMI terbaik di Sumbar dari sisi pelayanan dan tata kelola. “Pengakuan tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadikan PMI semakin dekat serta dicintai masyarakat,” tuturnya.
Selain pemilihan ketua, Muskab PMI Pasbar menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis sebagai pedoman program kerja lima tahun ke depan. Seluruh peserta sepakat memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang profesional, cepat, dan tepat sasaran.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja sama untuk mendukung penguatan peran PMI di bidang kemanusiaan, kebencanaan, dan pelayanan kesehatan masyarakat di Pasaman Barat.

0 Komentar