HPPM Mekar Silayang Gelar Serah Terima Kepengurusan, Tokoh Masyarakat Silayang Khairuddin Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berbasis Persatuan


Silayang, SYARIKATMU – Himpunan Pemuda-Pemudi Pelajar dan Mahasiswa (HPPM) Mekar Jorong Silayang, Nagari Batahan Tengah, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat sekaligus serah terima kepengurusan periode 2023–2026 kepada pengurus baru periode 2026–2028, Kamis (16/7/2026), di Gedung Perwiritan Jorong Silayang.


Kegiatan yang dihadiri unsur niniak mamak, tokoh masyarakat, senior pemuda, tokoh pemuda, serta pemuda-pemudi Jorong Silayang tersebut menjadi momentum regenerasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen kebersamaan dalam membangun kampung.

Berdasarkan surat undangan yang diterbitkan pengurus HPPM Mekar, agenda rapat meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2023–2026, pengukuhan Ketua HPPM Mekar terpilih periode 2026–2028, serah terima jabatan antara ketua lama dan ketua baru, serta pembahasan berbagai hal strategis yang dianggap perlu untuk kemajuan organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Bapak Khairuddin memberikan pembinaan mengenai kepemimpinan kepada seluruh pengurus dan anggota HPPM Mekar. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki kecerdasan emosional yang baik agar mampu menghadapi berbagai persoalan organisasi dengan bijaksana.

Menurutnya, seorang pemimpin ideal harus meneladani empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni Siddiq (jujur), Tabligh (mampu menyampaikan kebenaran), Amanah (dapat dipercaya), dan Fathanah (cerdas). Keempat sifat tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas.

Ia juga mengingatkan bahwa pemimpin tidak pernah bekerja seorang diri. Keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kerja sama seluruh perangkat organisasi, mulai dari sekretaris, bendahara hingga setiap seksi yang memiliki fungsi masing-masing.

"Seluruh elemen organisasi harus difungsikan sesuai tugasnya karena semuanya memiliki manfaat," pesannya.

Sebagai ilustrasi, Khairuddin menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Ada yang bertubuh tinggi, ada yang bertubuh pendek, ada yang memiliki keterbatasan penglihatan maupun pendengaran. Namun, semua tetap memiliki peran apabila ditempatkan sesuai kemampuan dan fungsinya.

Ia menekankan bahwa hubungan antara pemimpin, pengurus, dan anggota harus dibangun atas dasar saling menghargai dan saling membutuhkan sehingga tujuan organisasi dapat dicapai bersama.

Dalam pembinaannya, Khairuddin juga menyampaikan sejumlah petuah adat Minangkabau yang menekankan pentingnya kebersamaan, di antaranya ungkapan:

"Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang."

Pepatah tersebut mengandung makna bahwa segala persoalan akan terasa ringan apabila dipikul bersama melalui semangat gotong royong.

Ia juga mengutip petuah yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, sebab kasih sayang akan melahirkan persatuan, sedangkan persatuan akan membawa kepada kebaikan bersama.

Mengutip pesan Jenderal Soedirman, Khairuddin mengatakan bahwa kemenangan hanya dapat diraih apabila masyarakat memiliki kekuatan, sedangkan kekuatan hanya lahir dari persatuan.

"Jika kalian ingin menang, kalian harus kuat. Untuk bisa kuat, kalian harus bersatu. Untuk bisa bersatu, kalian harus rajin bersilaturahmi," ujarnya.

Di akhir pembinaannya, ia mengajak seluruh pemuda menjadikan kampung sebagai negeri yang baik (baldatun thayyibatun) dan masyarakat yang senantiasa mengharap ampunan Allah SWT (warabbun ghafur). Menurutnya, cita-cita tersebut hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat menjaga ukhuwah, memperkuat silaturahmi, dan bersama-sama membangun daerah.

Rapat dan serah terima kepengurusan HPPM Mekar ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kepengurusan baru dalam melanjutkan estafet organisasi, meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan Jorong Silayang, serta mempererat hubungan antara generasi muda dengan para tokoh masyarakat sebagai mitra pembangunan di tingkat nagari.

Posting Komentar

0 Komentar