Dari Rabi Jonggor untuk Masa Depan: Pelepasan Alumni SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor 2026

 

Rabi Jonggor, 3 Juni 2026 SYARIKATMU — SMP M Rabi Jonggor menggelar acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (3/6). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh hikmat dan suasana haru tersebut terselenggara atas kerja sama antara pihak sekolah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta orang tua siswa.

Tahun ini, keluarga besar SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor berupaya menghadirkan suasana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Meski dengan keterbatasan anggaran, semangat untuk memberikan kenangan terbaik bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP tidak pernah surut.

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk menunjukkan cinta, perhatian, dan dukungan kepada anak-anak kami yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap panitia pelaksana.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Rabi Jonggor, Dedi Prasta, S.Pd., yang memberikan arahan dan nasihat kepada para siswa. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar, akhlak, dan karakter dalam menempuh pendidikan berikutnya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berikhtiar mendidik generasi penerus bangsa. Menurutnya, SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor telah banyak melahirkan alumni yang sukses di berbagai bidang profesi dan menjadi kebanggaan sekolah maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor, Rafki Ahmad, S.Pd., menyampaikan pesan yang menyentuh saat prosesi penyerahan kembali siswa kepada orang tua. Atas nama sekolah, beliau menyampaikan permohonan maaf apabila selama tiga tahun proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati para wali murid.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada sekolah untuk mendidik putra-putri Bapak dan Ibu selama ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, Ahmad Ridho, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Jorong Rabi Jonggor. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para simpatisan serta sponsor yang telah memberikan dukungan, baik secara langsung maupun melalui kiriman papan bunga. Dukungan tersebut datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Rabi Jonggor, majelis guru, serta anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, yaitu Insan Sabri dan Netra Ekawati serta ketua Partai NASDEM Pasaman barat Muhammad Guntara.

Rangkaian kegiatan berlangsung lancar dari awal hingga akhir berkat kerja sama seluruh panitia yang telah dibentuk sebelumnya. Meskipun waktu persiapan hanya sekitar dua minggu, seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik tanpa kendala berarti.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi salam-salaman dan saling memaafkan antara siswa, orang tua, serta para guru. Suasana haru tampak menyelimuti seluruh peserta yang hadir.

Keluarga besar SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor melepas para alumni tahun ini dengan rasa bangga dan penuh harapan. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.

Dalam pesan penutupnya, pihak sekolah mengingatkan para siswa untuk senantiasa menjaga salat, menghormati orang tua, serta terus melanjutkan pendidikan dengan sungguh-sungguh. Kepada para wali murid, sekolah juga memberikan motivasi agar tetap bersemangat dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.

“Investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak adalah pendidikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan kesempatan kepada kita semua untuk terus memperbaiki diri serta bersama-sama memajukan dunia pendidikan,” tutup Kepala Sekolah.

Pelepasan siswa SMP Muhammadiyah Rabi Jonggor tahun 2026 tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah perjalanan panjang yang memerlukan kerja sama, pengorbanan, dan cinta dari semua pihak./rel

Posting Komentar

0 Komentar