Padang Panjang, 28 Juni 2026 | SYARIKATMU – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman utama Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang pada Ahad pagi, 28 Juni 2026. Pesantren yang dikenal sebagai pusat keunggulan tamaddun Islam ini resmi menerima kedatangan santri baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jumlah lebih dari 300 santri yang didampingi oleh orang tua/wali mereka.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses registrasi ulang bagi seluruh santri baru di halaman utama pesantren. Setelah dinyatakan lengkap administrasinya, para santri beserta wali santri mengikuti kegiatan parenting dan sosialisasi program pesantren yang digelar di Aula AR Sutan Mansur. Acara ini bertujuan untuk menyamakan visi dan menjalin komunikasi yang erat antara pihak pesantren dan keluarga santri. Usai sosialisasi, para santri baru secara tertib mengambil perlengkapan pesantren sebelum akhirnya diantarkan untuk menempati asrama masing-masing.
Tahun ini menjadi momentum istimewa karena kedatangan santri baru turut memperluas peta sebaran asal santri. Dengan tambahan ini, Pesantren Kauman kini memiliki santri yang berasal dari 20 provinsi di seluruh Indonesia, dan 5 orang dari negara tetangga Thailand dan Malaysia. Hal ini tentu semakin mengukuhkan statusnya sebagai pesantren berskala Internasional. Kini pesantren ini telah memiliki lebih kurang 850 santri.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan wali santri, Mudir Pesantren Kauman, Dr. Derliana, MA, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pesantren Kauman. "Ahlan wa sahlan, selamat datang kepada seluruh santri baru dan para wali santri. Kami merasa terhormat atas amanah besar ini untuk mendidik putra-putri tercinta," ujarnya.
Dr. Derliana menekankan bahwa Pesantren Kauman tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik semata, tetapi juga kecerdasan multiaspek. "Pintar hanya terbatas pada lingkup kelas, sedangkan cerdas adalah kemampuan mengelola diri dan lingkungan dalam berbagai situasi. Kami berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu, berakhlak mulia, dan berwawasan global," tegasnya. Beliau menambahkan bahwa cakupan asal santri yang kini mencapai 20 provinsi adalah bukti kepercayaan masyarakat luas terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan, sejalan dengan reputasi Pesantren Kauman yang telah diakui di tingkat internasional, dengan lulusan yang tersebar di 11 negara dan kehadiran santri dari mancanegara . Beliau berharap para santri baru dapat memanfaatkan fasilitas dan sistem pendidikan terbaik yang disediakan untuk meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun global.
Salah satu santri baru yang menarik perhatian adalah Dzaky, seorang hafiz 30 Juz asal Bengkalis. Kehadirannya di Pesantren Kauman menjadi bukti daya tarik pesantren ini bagi para penghafal Al-Qur'an. Dzaky mengungkapkan harapannya untuk dapat memutqinkan (memantapkan) hafalannya selama menimba ilmu di Pesantren Kauman.
"Saya sangat bersyukur bisa bergabung di Pesantren Kauman. Saya berharap di sini saya bisa lebih memantapkan hafalan 30 Juz yang sudah saya miliki dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat," ujar Dzaky dengan penuh semangat. Ia juga bertekad untuk menjadi santri teladan yang membanggakan orang tua dan pesantren.
Kedatangan santri baru dari berbagai penjuru tanah air ini menegaskan komitmen Pesantren Kauman sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang terus berkembang dan memberikan pendidikan terbaik bagi generasi. (TR)
0 Komentar