Kinali, 10 Februari 2026 - SYARIKATMU - Dalam rangka meningkatkan literasi budaya serta membentuk karakter peserta didik yang berakhlak dan berbudaya, MTsS Muhammadiyah Alamanda menyelenggarakan kegiatan kokurikuler bertajuk Marandang Basamo. Kegiatan ini melibatkan peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, serta dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan pemberian materi dan praktik langsung di lingkungan madrasah.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin, 9 Februari 2026, dengan pemberian materi tentang budaya rendang oleh Sumariadi, S.Si. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa rendang merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang memiliki nilai filosofis mendalam, yang mencerminkan kesabaran, kebersamaan, dan penghormatan terhadap tradisi. Peserta didik diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan praktik langsung memasak rendang secara berkelompok. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata, sekaligus mengembangkan keterampilan kolaborasi, komunikasi, tanggung jawab, dan kemandirian.
Koordinator kegiatan, Zeli Utari, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam mengintegrasikan pembelajaran budaya ke dalam kegiatan kokurikuler.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan peserta didik terhadap budaya Minangkabau. Dengan dukungan fasilitator yang telah ditunjuk, kami berupaya memastikan kegiatan ini berjalan secara optimal, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman dan nilai-nilai karakter yang bermanfaat bagi kehidupan mereka,” ujar Zeli Utari.
Salah satu fasilitator kegiatan, Wahyu Supriati, S.Pd, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.
“Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya belajar tentang budaya, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas secara bersama-sama,” ungkap Wahyu Supriati.
Kegiatan kokurikuler Marandang Basamo ini merupakan bagian dari komitmen MTsS Muhammadiyah Alamanda dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap budaya, karakter yang kuat, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan./Rel -ZU


.jpeg)
0 Komentar