MTsS Muhammadiyah Alamanda Bedah Buku Novel "Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawy, Guru Para Ulama Indonesia" karya Khairul Jasmi, Tanamkan Spirit Literasi dan Keteladanan Ulama


KINALI, 11 Februari 2026. SYARIKATMU — MTsS Muhammadiyah Alamanda Pasaman Barat menyelenggarakan kegiatan kokurikuler berupa bedah buku novel biografi Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawy karya Khairul Jasmi, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 siswa santri MTs Muhammadiyah Alamanda PP ICMU Alamanda Kinali serta majelis guru sebagai bagian dari penguatan budaya literasi dan pendidikan karakter Islami.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kokurikuler Literasi Budaya dan Cerita Daerah, yang dirancang untuk menumbuhkan tradisi membaca, berpikir kritis, serta mengenalkan keteladanan tokoh-tokoh ulama Nusantara kepada peserta didik.


MTsS Muhammadiyah Alamanda menghadirkan narasumber dari Forum Pegiat Literasi (FPL) Pasaman Barat, yaitu Denni Meilizon, Ketua FPL Pasaman Barat sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pasaman Barat, dan Imawan Azhari, Sekretaris FPL Pasaman Barat serta Pendiri TBM Al-Fatih Kapar. Keduanya membedah secara komprehensif sosok Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi sebagai ulama besar Minangkabau yang memiliki pengaruh luas dalam perkembangan Islam di Nusantara
.


Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawy dikenal sebagai Guru Para Ulama Indonesia. Beliau merupakan Imam dan Khatib Masjidil Haram di Makkah serta pendidik bagi tokoh-tokoh besar Islam Indonesia, seperti KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari. Novel biografi terbitan Republika Penerbit ini menampilkan keteguhan Syekh Ahmad Khatib dalam menuntut ilmu, sikap kritis terhadap kolonialisme Belanda, serta produktivitas beliau dalam menulis dan mengembangkan keilmuan Islam.

Kepala MTsS Muhammadiyah Alamanda, Mira Suharti, S.H.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan bedah buku ini sejalan dengan misi pendidikan Muhammadiyah yang menekankan penguatan iman, ilmu, dan akhlak.

“Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal ulama besar Minangkabau yang memiliki peran penting dalam sejarah Islam dunia. Kami berharap nilai-nilai ketekunan, keilmuan, dan semangat pembaruan dapat diteladani oleh peserta didik,” ujarnya.

 Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Fahri Akbar, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan literasi seperti ini menjadi sarana efektif dalam membangun motivasi belajar dan cita-cita besar siswa.

“Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawy menjadi teladan bahwa kader umat yang berilmu dan berkarakter mampu memberi kontribusi besar bagi peradaban Islam,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif menyimak dan berdiskusi mengenai perjalanan hidup serta pemikiran Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawy. Salah seorang siswa, Okhta Veliza, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan inspirasi dan kebanggaan tersendiri.

“Kami bangga mengetahui bahwa ulama besar dunia berasal dari Minangkabau. Kegiatan ini memotivasi kami untuk lebih giat belajar dan membaca,” tuturnya.

Melalui kegiatan bedah buku ini, MTsS Muhammadiyah Alamanda terus menguatkan komitmen dalam mengembangkan budaya literasi sebagai bagian dari dakwah pencerahan Muhammadiyah, serta menyiapkan generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan./Rel/Zeli Utari

Posting Komentar

0 Komentar