300 Santri Ramaikan Porsadin I FKDT Luhak Nan Duo, Bangkitkan Semangat Generasi Qurani

KAMPUNG 2 MAHAKARYA, Syarikatmu — Sebanyak 300 santri dari TPA, TPQ, dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) se-Kecamatan Luhak Nan Duo mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) I FKDT Kecamatan Luhak Nan Duo yang digelar pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MAS Al Madani dan Masjid Nurul Iman, Kampung 2 Mahakarya ini menjadi tonggak sejarah sebagai penyelenggaraan Porsadin pertama di tingkat Kecamatan Luhak Nan Duo.

Ajang ini diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Luhak Nan Duo dengan tujuan membangkitkan semangat generasi muda, mencetak santri yang unggul, berprestasi, serta berkarakter Islami melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.

Sebanyak 11 cabang lomba dipertandingkan, meliputi bidang keagamaan, seni, dan olahraga, yaitu Tahfiz Al-Qur'an, Azan, Tilawah, Kaligrafi, Rebana, Bahasa Arab, Cerdas Cermat, Puisi, Badminton, dan Lari. Perlombaan diikuti oleh santri dari berbagai TPA, TPQ, dan MDA se-Kecamatan Luhak Nan Duo.

Pembukaan Porsadin dihadiri oleh Kasi Kesra Kecamatan Luhak Nan Duo, Kepala KUA Kecamatan Luhak Nan Duo, Ketua FKDT Kabupaten Pasaman Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Ketua FKDT Kecamatan Luhak Nan Duo, M. Haris Setiawan, mengatakan penyelenggaraan Porsadin perdana ini menjadi tantangan sekaligus langkah awal untuk menghidupkan organisasi FKDT agar semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

"Persiapan acara ini tidak terlepas dari dukungan para donatur dan rekan-rekan pegawai KUA Kecamatan Luhak Nan Duo. Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia serta pihak MAS Al Madani yang telah membersamai dan membantu menyukseskan kegiatan ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKDT Kabupaten Pasaman Barat, Khairunas, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Porsadin pertama di Luhak Nan Duo. Menurutnya, FKDT merupakan mitra resmi Kementerian Agama yang saat ini terus diaktifkan di seluruh kecamatan di Pasaman Barat.

"Alhamdulillah FKDT sudah terbentuk di setiap kecamatan dan mulai menjalankan programnya. Kami mengajak seluruh kecamatan untuk bergerak bersama membesarkan organisasi ini. Melalui Porsadin, kita berharap lahir bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi hingga tingkat kabupaten bahkan provinsi," tutur Khairunas.

Antusiasme masyarakat Nagari Mahakarya, khususnya Kampung 2, terlihat sangat tinggi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan. Ketua Bamus Nagari Mahakarya, M. Nur Wahid, S.P., mengaku bangga daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah Porsadin perdana.

"Respon masyarakat sangat luar biasa. Semoga kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk terus berkembang dan menjadi pengalaman berharga agar Porsadin berikutnya dapat berlangsung lebih meriah," katanya.

Senada dengan itu, Kepala KUA Kecamatan Luhak Nan Duo, Martias, S.Ag., berharap Porsadin pertama di Kecamatan Luhak Nan Duo ini menjadi penyemangat bagi para guru dan pengelola TPA, TPQ, serta MDA untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri.

"Semoga momentum ini membakar semangat para guru dan pengurus lembaga pendidikan Al-Qur'an dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang ke depan," ungkapnya.

Porsadin I FKDT Kecamatan Luhak Nan Duo diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya melahirkan generasi berprestasi, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah antar-santri dan lembaga pendidikan diniyah di Kecamatan Luhak Nan Duo./reel

Posting Komentar

0 Komentar